Materi Batuk Darah | Kumpulan Asuhan Keperawatan

Materi Batuk Darah

January 10th, 2012 0 Comments

header12

header12

header12

PREVIEW VIDEO ISI DVD KEPERAWATAN

header12

header12

header12

BATUK DARAH

 

I. Pendahuluan

Batuk darah adalah suatu gejala yang paling penting pada penyakit paru karena :

- adanya bahaya potensial terhadap perdarahan yang gawat

- hampir selalu hemoptysis disebabkan oleh penyakit bronkopulmonal

Oleh sebab itu perlu dibuktikan apakah benar bahwa darah berasal dari saluran pernafasan bagian bawah

- apakah benar-benar batuk darah dan bukan muntah darah

II. Definisi

Batuk darah adalah darah atau dahak bercampur darah yang dibatukkan yang berasal dari saluran pernafasan bagian bawah (mulai glotis ke arah distal}

_ batuk darah adalah suatu keadaan menakutkan / mengerikan yang menyebabkan beban mental bagi penderita dan keluarga penderita sehingga menyebabakan takut untuk berobat ke dokter .

_ penderita menahan batuk karena takut kehilangan darah yang lebih banyak sehingga menyebabkan penyumbatan karena bekuan darah.

_sebetulnya sudah ada penyakit dasar tetapi keluhan penyakit tidak mendorong berobat ke dokter.

_batuk darah pada dasarnya akan berhenti sendiri asal tidak ada robekan pembuluh darah,berhenti sedikit-sedikit pada pengobatan penyakit dasar.

 

III Etiologi

Berdasar etiologi maka dapat digolongkan :

1. Batuk darah idiopatik.

2. Batuk darah sekunder.

Ad 1. Batuk darah idiopatik.

Yaitu batuk darah yang tidak diketahui penyebabnya:

_ insiden 0,5 sampai 58% {+ 15 %}

_ pria :wanita = 2 : 1

_ umur 30- 50 tahun kebanyakan 40-60 tahun

_ berhenti spontan dengan suportif terapi.

Ad 2. Batuk darah sekunder.

Yaitu batuk darah yang diketahui penyebabnya

a. Oleh karena keradangan , ditandai vascularisasi arteri bronkiale > 4% {normal 1%}

TB ? batuk sedikit-sedikit ?masif darah melulu, bergumpal.

Bronkiektasis ?campur purulen

Apses paru ?campur purulen

Pneumonia?warna merah bata encer berbuih

Bronkitis?sedikit-sedikit campur darah atau lendir

b. Neoplasma

_ karsinoma paru

_ adenoma

c. Lain-lain:

_ trombo emboli paru – infark paru

_ mitral stenosis

_ kelainan kongenital aliran darah paru meningkat

@ ASD

@ VSD

_trauma dada

•tumpul: perlukaan oleh costa

•tajam : tusukan benda tajam

_hemorhagic diatese

_hipertensi pulmonal primer

 

 

 

 

Pembagian lain

Berdasar jumlah darah:

PURSEL : 1. Blood streak

3. minimal 1-30 cc

4. mild 30-150 cc

5. moderate 150-500 cc

6. massive 600 cc

JOHNSON : 1 singgle : kurang dari 7 hari

2. Repeated : lebih dari 7 hari dengan interfal 2-3 hari

3. Frank : darah melulu tanpa dahak

 

RSUD Dr. Sutomo SMF paru > 90% disebabkan :

1. TB Paru

2. Karsinoma paru

3. Bronkiektasis

4. Mitral stenosis

 

Patogenesis

Tergantung dr penyakit yang mendasarinya.

 

Gejala klinis

Kita harus memastikan bahwa perdarahan dari nasofaring ,dengan cara membedakan ciri-ciri sebagai berikut :

• Batuk darah

1. Darah dibatukkan dengan rasa panas di tenggorokan

2. Darah berbuih bercampur udara

3. Darah segar berwarna merah muda

4. Darah bersifat alkalis

5. Anemia kadang-kadang terjadi

6. Benzidin test negatif

• Muntah darah

1. Darah dimuntahkan dengan rasa mual

2. Darah bercampur sisa makanan

3. Darah berwarna hitam karena bercampur asam lambung

4. Darah bersifat asam

5. Anemia seriang terjadi

6. Benzidin test positif

• Epistaksis

1. Darah menetes dari hidung

2. Batuk pelan kadang keluar

3. Darah berwarna merah segar

4. Darah bersifat alkalis

5. Anemia jarang terjadi

 

Anamnesis

1. Dari anamnesis dipastikan asal darah

2. Jumlah darah yang keluar, bentuk,warna,lama.

3. Penyakit batuknya

4. Disertai nyeri dada

5. Hubungan dengan kerja,istirahat,posisi penderita

6. Hubungan penyakit masa lalu

7. Anamnesa merokok

 

Pemeriksaan fisik

# Panas, berarti ada proses peradangan

# Auskultasi: terdengar bunyi Rales

- Kemungkinan menujukkan lokasi

- Ada aspirasi

- Ronki menetap, wheezing lokal, kemungkinan penyumbatan oleh : Ca, bekuan darah

- Friction rub:emboli paru ,infark paru

# Clubbing finger: bronkiektasis, neoplasma

 

Laboratorium:

- Hb

- Faal homeostasis dll menurut dugaan

 

Radiologi :

- tergantung etiologi : X-photo thorak, PA Lateral

CT- scan

 

Pemeriksaan lain khusus :

- anamnesa : memastikan asal darah, berulang, jumlah, warna, menahun dll

- pemeriksaan fisik : kemungkinan penyebab

- X-photo thorak : PA/Lateral, brokografi dll

- Pemeriksaan sputum bakteriologi, sitologi

- Bronkoskopi

 

Komplikasi :

- Bahaya utama batuk darah adalah terjadi penyumbatan trakea dan saluran nafas, sehingga timbul sufokasi yang sering fatal. Penderita tidak nampak anemis tetapi sianosis, hal ini sering terjadi pada batuk darah masif (600-1000 cc/24 jam)

- Pneumonia aspirasi merupakan salah satu penyulit yang terjadi karena darah terhisap kebagian paru yang sehat

- Karena saluran nafas tersumbat, maka paru bagiandistal akan kolaps dan terjadi atelektasis

- Bila perdarahan banyak, terjadi dalam waktu lama.

 

Penatalaksanaan

Tujuan Umum :

1. membebaskan jalan nafas

2. mencegah aspirasi

3. menghentikan perdarahan dan pengobatan penyakit dasar.

 

Konservative

~ Hemoptoe sedikit (<200ml/24jam} dapat berhenti -obat: codein, doveri, penyakit dasar – diminta tenang, istirahat total, kalau perlu obat penenang ~ Tidur setengah duduk: 13-31% hemopthoe berhenti sendiri MRS 1-4 hari, 87 % berhenti sendiri setelah 4hari MRS ~ Infus atau transfusi Batuk darah masif: – tidur trendelenburg ke arah sisi yang sakit{agar tidak aspirasi ke paru yang sehat} – infuse, penghisapan darah , pengambilan bekuan – waktu dulu setelah penderita agak tenang kolaps terapi: pnumoperitonium, pneumothoraks artifisial, operasi N. phrenicus ! Tindakan-tindakan lebih agresif -rigid bronkoskopi,jalan nafas terbuka dan penghisapan darah lebih mudah -FOB untuk suction darah dan mencari lokasi perdarahan + dengan endotrakeal tube untuk keluar. Masuk FOB lebih mudah -pasang endotrakeal tamponade {balon kateter tamponade} – reseksi paru -embolisasi a. bronkialis Prognose – hemopthoe<200ml/24jam?supportifve baik – profuse massive >600cc/24jam?prognose jelek 85% meninggal

* dengan bilateral far advance

* faal paru kurang baik

* terdapat kelainan jantung

 

 

DAFTAR PUSTAKA

- Adam F. D. Physical Diagnosis Edition 1958

- Prof. dr. Hood Alsegaff , dr. H. Abdul mukti, DASAR-DASAR ILMU

PENYAKIT PARU, 1995

Artikel:

askep batuk darah, pathway hemoptoe, patogenesis batuk berdarah, patoflow penyakit hemoptoe, pathway hemaptoe, lp pathways haemptoe, laporan pendahuluan batuk darah, defenisi haemoptue, contoh pembuatan askep hemoptisis, contoh kumpulan askep hemoptoe, batuk keluar dahak campur darah hitam, askep hemop susp tb paru, pengertian penyakit apses
 

Suka artikel ini, Bagikan dengan teman-teman kamu!

Digg
stumbleupon
Delicious
facebook
twitter
reddit
rss feed bookmar
   
 photo banner300x250.gif
 photo rambutsambungcom300X250.gif

Archives

Categories

Dilihat Terakhir:

Online Visitor